
Tadris Biologi UIN Antasari Kirim Dua Dosen Ikuti Pelatihan Asesor LSP, Perkuat Implementasi Kurikulum Berbasis SKKNI
Banjarmasin, 15 September 2026 – Program Studi Tadris Biologi UIN Antasari Banjarmasin terus berupaya memperkuat kualitas pembelajaran dan pencapaian kompetensi lulusan melalui pengembangan kompetensi dosen yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengikutsertakan dua dosen dalam kegiatan Pelatihan Asesor Kompetensi yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UIN Antasari Banjarmasin.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung selama enam hari, yaitu Senin, 14 September 2026 sebagai kegiatan Pembukaan dan Internalisasi, dilanjutkan Selasa–Jumat, 15–18 September 2026 untuk kegiatan Pelatihan Asesor Kompetensi (Askom), dan ditutup dengan Ujian Asesor Kompetensi pada Sabtu, 19 September 2026*.
Dalam kegiatan tersebut, Tadris Biologi mengutus dua dosen untuk mengikuti pelatihan asesor pada dua skema kompetensi yang relevan dengan bidang keilmuan dan kebutuhan pengembangan kompetensi lulusan Tadris Biologi.
*Meyninda Destiara, M.Pd.* mengikuti pelatihan pada *Skema Pengelolaan Laboratorium*. Skema ini relevan dengan bidang pengelolaan laboratorium sebagai salah satu kompetensi pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran biologi. Kompetensi pengelolaan laboratorium mencakup kemampuan dalam merencanakan, melaksanakan, mengorganisasikan, serta memastikan kegiatan laboratorium berjalan secara efektif, aman, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Penguatan kompetensi pada skema ini diharapkan dapat mendukung pengembangan pembelajaran praktikum sekaligus memperkuat keterkaitan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.
Sementara itu, *Ita, M.Pd.* mengikuti pelatihan pada *Skema Okupasi Perencanaan Strategi dan Metode Pembelajaran*. Skema ini berkaitan dengan kemampuan dalam merencanakan strategi dan metode pembelajaran secara sistematis sesuai dengan tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, serta kebutuhan pembelajaran. Keikutsertaan pada skema ini menjadi bagian dari penguatan kompetensi pedagogik dan profesional dosen dalam mendukung proses pembelajaran yang berorientasi pada pencapaian kompetensi.
Keikutsertaan kedua dosen tersebut menjadi salah satu langkah strategis Tadris Biologi dalam mendukung penerapan kurikulum berbasis kompetensi yang selaras dengan *Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI)*. Penguatan kapasitas dosen sebagai asesor diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran dan asesmen yang lebih terarah, terukur, serta berorientasi pada kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.
Implementasi kurikulum yang mengacu pada kebutuhan kompetensi dunia kerja menjadi bagian penting dalam mempersiapkan lulusan Tadris Biologi agar tidak hanya memiliki penguasaan pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan sikap profesional yang relevan dengan bidangnya. Hal ini sejalan dengan pencapaian profil lulusan Tadris Biologi yang diharapkan memiliki kompetensi sebagai pendidik, pengelola laboratorium, serta mampu mengembangkan dan menerapkan keilmuan biologi dalam berbagai konteks profesional.
Melalui pengembangan kompetensi dosen pada Skema Pengelolaan Laboratorium serta Skema Okupasi Perencanaan Strategi dan Metode Pembelajaran, Tadris Biologi UIN Antasari terus memperkuat ekosistem pembelajaran yang berorientasi pada kompetensi. Upaya ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu pembelajaran sekaligus mempersiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.



